Day 1: Mindset Owner
Jangan jadi penjudi, jadilah pemilik bisnis.
Halo! Selamat datang di dunia pasar modal. Langkah pertama bukan soal "beli apa", tapi "mikir apa".
Saham itu bukan kertas lotre atau chip kasino. Saham adalah bukti kepemilikan sah atas sebuah perusahaan. Ketika kamu beli 1 lot saham BBCA, secara hukum kamu jadi pemilik sebagian kecil Bank BCA!
π‘ Analogi Warung Sate
Bayangkan temanmu buka warung sate yang laris manis. Dia butuh modal tambahan buat ekspansi dan menawarkanmu patungan Rp10 juta untuk 10% kepemilikan.
Sebagai "pemilik" 10%, kamu berhak:
- β Dapat bagi hasil kalau warung untung (Dividen)
- β Jual kepemilikanmu lebih mahal kalau warung makin laris (Capital Gain)
- β Ikut rapat penting soal strategi bisnis (RUPS)
Di Bursa Efek, "warung" itu adalah BCA, Telkom, BRI, Unilever, dan ratusan perusahaan lainnya.
π§ Perbedaan Mindset
β Mindset Penjudi
- "Mau cepat kaya dalam seminggu"
- "Ikut-ikutan grup pompom"
- "Beli karena grafiknya cantik"
- "All-in pakai uang arisan"
β Mindset Owner
- "Investasi jangka panjang"
- "Riset fundamental perusahaan"
- "Beli bisnis yang saya pahami"
- "Pakai uang dingin yang siap mengendap"
π Kamus Saham Lengkap
Istilah Paling Umum:
- β’ :
Kamus Lengkap per Kategori:
π― Takeaway Day 1: Sebelum beli saham apapun, tanya dulu ke diri sendiri: "Apakah saya mau jadi PEMILIK bisnis ini?" Kalau jawabannya tidak, jangan beli.
Day 2: Modal Kopi
Mitos: Saham butuh modal ratusan juta. Fakta: Secangkir kopi pun bisa!
Banyak orang mengira main saham itu butuh modal gede. Padahal, dengan uang jajan sehari-hari kamu sudah bisa mulai jadi investor!
Satuan pembelian saham namanya LOT. 1 Lot = 100 lembar saham.
Kopi Kekinian
Rp 50.000
Habis dalam 15 menit
Nilai: Rp 0 besok
1 Lot Sido Muncul
Β± Rp 65.000
Bisa berkembang biak
+ Dapat dividen tahunan!
π° Contoh Saham dengan Modal Ringan
Berikut beberapa saham yang bisa dibeli dengan modal di bawah Rp 500.000:
| Emiten | Nama Perusahaan | Β± Harga/Lot |
|---|---|---|
| SIDO | Sido Muncul | Rp 65.000 |
| TLKM | Telkom Indonesia | Rp 270.000 |
| BBRI | Bank BRI | Rp 400.000 |
| ICBP | Indofood CBP | Rp 480.000 |
* Harga bersifat ilustrasi dan dapat berubah setiap waktu
π¦ Analogi Celengan Ajaib
Bayangkan kamu punya celengan biasa dan celengan ajaib:
Celengan Biasa (Tabungan)
Nabung Rp 100.000/bulan
Setahun: Rp 1.200.000
Bunga Β± 2% = Rp 24.000
Celengan Ajaib (Saham)
Nabung Rp 100.000/bulan
Setahun: Rp 1.200.000
Potensi Β± 10-15%* = Rp 120.000-180.000
* Imbal hasil saham bervariasi dan tidak dijamin. Ada risiko rugi.
β¨ Tips Memulai dengan Modal Kecil
- 1. Pakai "Uang Dingin" β Uang yang tidak akan dipakai dalam 1-3 tahun ke depan. Jangan pakai uang makan atau bayar kontrakan!
- 2. Mulai dari Rp 100.000/bulan β Konsisten lebih penting daripada besar. Rutin beli tiap bulan (Dollar Cost Averaging).
- 3. Pilih Sekuritas Tanpa Minimum Deposit β Banyak app sekuritas yang bisa mulai dari Rp 100.000 saja.
- 4. Fokus Belajar, Bukan Untung Cepat β Modal kecil adalah "uang sekolah" untuk belajar mekanisme pasar.
π― Takeaway Day 2: Kamu tidak butuh jadi kaya dulu untuk berinvestasi. Mulailah dari yang kecil, konsisten, dan biarkan waktu bekerja untukmu. Satu lot saham hari ini bisa jadi puluhan lot di masa depan!
Day 3: Mesin Uang
Dua cara saham menghasilkan cuan: Capital Gain & Dividen.
Saham bukan cuma soal beli murah jual mahal. Ada DUA mesin uang yang bisa bekerja untukmu secara bersamaan!
π₯ Analogi Pohon Mangga
Bayangkan kamu beli bibit pohon mangga seharga Rp 50.000. Setelah 3 tahun, pohon itu tumbuh besar dan berbuah lebat.
DIVIDEN = Jual Buahnya
Setiap panen, kamu bisa jual mangganya. Pohon tetap milikmu, buahnya terus menghasilkan setiap tahun.
β Passive income rutin!
CAPITAL GAIN = Jual Pohonnya
Pohon yang tadinya Rp 50.000 sekarang besar dan subur. Ada yang mau beli Rp 500.000!
β Untung dari selisih harga!
π Capital Gain (Cuan dari Harga Naik)
Capital Gain adalah keuntungan yang didapat ketika kamu menjual saham di harga lebih tinggi dari harga beli.
Contoh Sederhana:
Beli 1 lot BBCA @ Rp 9.000 = Rp 900.000
Jual 1 lot BBCA @ Rp 10.000 = Rp 1.000.000
Capital Gain = Rp 100.000 (+11%)
β οΈ Ingat: Kalau harga turun dan kamu jual, itu namanya Capital Loss (rugi). Makanya penting pilih saham yang fundamentalnya bagus!
π΅ Dividen (Bagi Hasil Keuntungan)
Dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan ke pemegang saham. Biasanya dibagikan 1-2 kali setahun.
Contoh Sederhana:
Kamu punya 10 lot BBCA (1.000 lembar)
BBCA bagi dividen Rp 500/lembar
Dividen masuk = 1.000 Γ Rp 500 = Rp 500.000
β Kelebihan Dividen
Passive income tanpa jual saham. Cocok untuk jangka panjang.
β‘ Yang Perlu Diingat
Tidak semua perusahaan bagi dividen. Cek track record-nya!
βοΈ Mau Fokus yang Mana?
| Aspek | Capital Gain | Dividen |
|---|---|---|
| Cara Dapat Cuan | Jual lebih mahal | Dapat bagi hasil |
| Kapan Dapat | Saat jual saham | 1-2x setahun |
| Tipe Saham | Growth stocks | Blue chip / BUMN |
| Cocok Untuk | Trader aktif | Investor santai |
π― Takeaway Day 3: Saham punya dua "mesin uang": Capital Gain (jual lebih mahal) dan Dividen (dapat bagi hasil). Investor cerdas memanfaatkan keduanya. Pilih strategi sesuai tujuan finansialmu!
Day 4: 3 Senjata Trader
Kenali 3 pendekatan analisis saham yang digunakan para profesional.
Di dunia saham, ada 3 pendekatan utama untuk menganalisis dan memilih saham. Masing-masing punya kelebihan dan cara kerja yang berbeda.
Trader & investor sukses biasanya mengkombinasikan ketiganya untuk hasil maksimal!
1. Analisis Fundamental
"Nilai sebenarnya perusahaan"
Analisis fundamental mempelajari kesehatan keuangan perusahaan dari laporan keuangan, laba rugi, aset, utang, dan prospek bisnis.
π Analogi:
Seperti membeli rumah β kamu cek fondasi, struktur bangunan, lokasi, dan surat-suratnya sebelum beli. Bukan cuma lihat catnya bagus!
β Cocok untuk: Investor jangka panjang yang sabar menunggu nilai intrinsik tercapai
β οΈ Kelemahannya: Butuh waktu belajar baca laporan keuangan, pergerakan harga bisa lama
2. Analisis Teknikal
"Membaca jejak pergerakan harga"
Analisis teknikal mempelajari pola pergerakan harga & volume di masa lalu untuk memprediksi arah harga selanjutnya.
π Analogi:
Seperti membaca cuaca β lihat pola awan, suhu, kelembaban untuk prediksi hujan atau cerah. Kamu gak perlu tau kenapa, cukup baca polanya!
β Cocok untuk: Trader yang ingin timing entry & exit lebih presisi
β οΈ Kelemahannya: Butuh latihan membaca chart, bisa subjektif antar trader
3. Bandarmologi
"Ikuti kemana uang besar mengalir"
Bandarmologi mempelajari pergerakan "smart money" β institusi besar, fund manager, atau bandar yang punya modal besar dan bisa menggerakkan harga.
π Analogi:
Seperti mengikuti jejak paus di lautan β kemana paus berenang, ikan-ikan kecil biasanya ikut. Bandar = Paus. Retail = Ikan kecil. Ikuti pausnya!
β Cocok untuk: Trader yang ingin "nebeng" pergerakan smart money
β οΈ Kelemahannya: Butuh tools & data khusus untuk tracking money flow
βοΈ Perbandingan 3 Senjata
| Aspek | Fundamental | Teknikal | Bandarmologi |
|---|---|---|---|
| Fokus Utama | Nilai perusahaan | Pola harga | Aliran uang |
| Pertanyaan | "Apa yang dibeli?" | "Kapan beli/jual?" | "Siapa yang beli?" |
| Time Frame | Jangka panjang | Fleksibel | Pendek-menengah |
| Kesulitan | βββ | ββ | ββ |
π‘ Pro Tips: Di Hokimology, kami mengkombinasikan ketiga pendekatan ini dalam satu sistem terintegrasi. Signal kami mempertimbangkan money flow (bandarmologi), timing (teknikal), dan hanya di saham yang fundamentalnya sehat.
Kamu akan belajar lebih dalam di Day 5 & 6 tentang Bandarmologi dan Teknikal dasar.
π― Takeaway Day 4: Ada 3 senjata utama trader: Fundamental (nilai perusahaan), Teknikal (pola harga), dan Bandarmologi (aliran uang). Kombinasi ketiganya memberikan edge terbaik!
Day 5: Ikutin Uang Gede
Harga bergerak karena ada DUIT yang menggerakkan. Pelajari cara melacaknya!
Ini adalah rahasia yang jarang diajarkan ke pemula: Harga saham naik bukan karena grafik cantik atau rasio bagus, tapi karena ADA UANG BESAR yang masuk!
Di hari ini, kamu akan belajar cara "membaca jejak" kemana smart money mengalir.
π¬ Analogi Kerumunan di Mall
Bayangkan kamu jalan-jalan di mall. Tiba-tiba ada satu toko yang rame banget β orang-orang berdesakan masuk.
π€ Apa yang kamu pikir?
"Wah pasti ada sesuatu yang menarik di toko itu! Diskon gede? Produk limited?"
π Sama dengan Saham!
Kalau tiba-tiba volume transaksi meledak di satu saham, artinya ada "kerumunan" uang besar yang masuk!
β½ Volume = Bensin Pergerakan Harga
Volume adalah jumlah lot saham yang ditransaksikan. Semakin tinggi volume, semakin banyak "bensin" untuk menggerakkan harga.
β VALID - Harga Naik + Volume Tinggi
Banyak orang benar-benar beli. Kenaikan ini "ditopang" oleh minat beli yang kuat. Lebih bisa dipercaya!
β οΈ HATI-HATI - Harga Naik + Volume Rendah
Cuma sedikit orang yang beli. Bisa jadi "jebakan" β harga mudah dijatuhkan lagi. Waspada!
π Rumus Simpel: Harga naik + volume gede = sinyal kuat. Harga naik + volume kecil = sinyal lemah.
π° Money Flow - Siapa yang Beli?
Selain volume, kita juga perlu tau siapa yang lagi aktif beli atau jual.
Foreign Flow (Asing)
Investor asing (fund manager luar negeri) masuk atau keluar. Kalau net buy asing = uang dari luar masuk ke Indonesia. Biasanya good sign!
Broker Summary
Data yang menunjukkan broker mana yang lagi akumulasi (beli terus) atau distribusi (jual terus). Broker tertentu sering jadi "rumah" bandar besar.
Net Buy/Sell
Net Buy = total pembelian > penjualan (uang masuk). Net Sell = total penjualan > pembelian (uang keluar).
π 4 Fase Pergerakan Bandar
Bandar (pemain besar) biasanya bergerak dalam pola yang bisa dibaca:
Akumulasi
Diam-diam beli pelan-pelan, harga masih murah
Mark Up
Dorong harga naik, mulai rame berita bagus
Distribusi
Jual pelan-pelan ke retail yang FOMO
Mark Down
Harga jatuh, retail panik jual rugi
π― Goal kita: Ikut beli di fase Akumulasi atau awal Mark Up, dan jual sebelum fase Distribusi berakhir!
π‘ Masalahnya: Melacak volume, money flow, dan broker summary secara manual itu ribet dan makan waktu. Kamu harus pantau ratusan saham setiap hari!
Di Hokimology, kami punya BSJP Engine yang otomatis mendeteksi saham-saham yang sedang dalam fase akumulasi. Sinyal langsung dikirim ke Telegram kamu β tinggal eksekusi!
π― Takeaway Day 5: Harga saham bergerak karena ada UANG yang menggerakkan. Pelajari cara baca Volume dan Money Flow untuk "nebeng" pergerakan smart money. Beli saat akumulasi, jual sebelum distribusi!
Day 6: Baca Chart Simpel
Dasar-dasar membaca grafik harga untuk timing yang lebih baik.
Di Day 5 kamu belajar "kenapa" harga bergerak (karena uang masuk/keluar). Sekarang kamu belajar "bagaimana" membaca jejak pergerakan itu di chart!
π―οΈ Candlestick - Jejak Pertarungan
Setiap "lilin" (candlestick) menceritakan pertarungan antara buyer dan seller dalam periode tertentu.
Candle Hijau (Bullish)
Harga ditutup LEBIH TINGGI dari pembukaan. Buyer menang!
Candle Merah (Bearish)
Harga ditutup LEBIH RENDAH dari pembukaan. Seller menang!
π Tips: Perhatikan "sumbu" (shadow) candle β sumbu panjang di bawah = ada buyer yang "nahan" harga jatuh. Sumbu panjang di atas = ada seller yang "tahan" harga naik.
π§± Support & Resistance
Dua level harga penting yang sering jadi "tembok" pergerakan harga.
π‘οΈ SUPPORT (Lantai)
Level harga dimana banyak buyer siap "menahan" harga tidak jatuh lebih dalam.
π§ RESISTANCE (Plafon)
Level harga dimana banyak seller siap "menghalangi" harga naik lebih tinggi.
π Strategi Simpel:
- β’ Beli di dekat Support (harga "diskon")
- β’ Jual di dekat Resistance (harga "premium")
- β’ Kalau Support jebol β bisa turun lebih dalam (cut loss!)
- β’ Kalau Resistance tembus β bisa naik lebih tinggi (hold!)
π Trend - Arah Eskalator
Trend adalah arah umum pergerakan harga dalam periode tertentu.
UPTREND
Higher high & higher low
Eskalator naik β ikut aja!
DOWNTREND
Lower high & lower low
Eskalator turun β hindari!
SIDEWAYS
Harga bolak-balik di range
Lorong datar β sabar tunggu!
π― Prinsip: "Trend is your friend" β lebih aman trading searah trend. Jangan melawan arah eskalator!
π‘ Realitanya: Menghitung Support, Resistance, dan menganalisis chart secara manual butuh jam terbang tinggi. Pemula sering salah baca dan malah rugi.
Di Hokimology, setiap signal sudah dilengkapi Area Entry, Stop Loss, dan Take Profit yang presisi. Kamu tinggal eksekusi tanpa perlu pusing analisis sendiri!
π― Takeaway Day 6: Candlestick = jejak pertarungan buyer vs seller. Support = lantai harga. Resistance = plafon harga. Trend = arah eskalator. Trading searah trend di dekat support untuk peluang terbaik!
Day 7: Saatnya Action!
Screening cepat + Quiz untuk buktikan kamu siap trading.
Selamat! Kamu sudah sampai di hari terakhir. Sekarang saatnya menyatukan semua ilmu yang sudah dipelajari menjadi checklist screening praktis.
β Checklist Screening Hokimology
Sebelum beli saham apapun, pastikan lolos checklist ini:
Produknya kamu kenal?
Fundamental dasar β pahami bisnisnya
Volume transaksi rame?
Bandarmologi β ada uang yang bergerak
Ada smart money yang masuk?
Bandarmologi β cek net buy/foreign flow
Harga di dekat support?
Teknikal β timing entry yang baik
Trend sedang naik atau sideways?
Teknikal β jangan melawan arah trend
Bukan saham gorengan?
Risk management β hindari yang sering dipompom
π Kamu sudah belajar:
- β Day 1: Mindset pemilik bisnis, bukan penjudi
- β Day 2: Modal kecil pun bisa mulai investasi
- β Day 3: Dua mesin uang β Capital Gain & Dividen
- β Day 4: 3 senjata trader β Fundamental, Teknikal, Bandarmologi
- β Day 5: Ikuti uang besar β Volume & Money Flow
- β Day 6: Baca chart β Candlestick, Support, Resistance, Trend
Sekarang buktikan pemahamanmu dengan quiz singkat di bawah!
Tantangan Terakhir!
Jawab 3 pertanyaan dengan benar untuk mendapatkan Sertifikat Kelulusan Hokimology Starter Pass.
Ups, Belum Lulus!
Kamu harus menjawab semua pertanyaan dengan benar.
Skor: /3
Selamat, Kamu Lulus!
Nilai Sempurna! Kamu layak jadi investor cerdas.
Kalau kamu butuh kecepatan dan efisiensi
karena sibuk kerja, saatnya kamu upgrade!
Di hokimology.com, kami punya sistem yang LEBIH DARI SEKADAR SCREENER STOCKBIT.
1. Real-Time Signal (No More Delay)
Sinyal datang ke kamu langsung ke Telegram. Telat 1 menit bisa beda hasil cuan!
2. Proprietary BSJP Engine
Engine khusus deteksi saham yang akumulasi masif di sesi akhir perdagangan.
3. Materi Eksklusif: Tape Reading
Ilmu "Daging Wagyu" baca Bid-Offer. Skill wajib Daytrader handal.
4. Trading Plan Jelas
Entry, Stop Loss, Take Profit sudah dihitungβtinggal eksekusi.
Investasi terbaik adalah pada sistem yang bekerja untuk Anda.
π Sertifikat kelulusanmu sedang diunduh...
Selamat! Kamu sudah menyelesaikan Hokimology Starter Pass.
Simulator
DEMO MODEPortofolio Live
Avg Beli
Harga Pasar
Belum ada aset.
Coba beli saham di atas.